$type=carousel

Patung Gajah Mirip Tikus, Ini Kata Ketua DPRD Lampung Timur

Foto ist Lampung Timur- Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus tuai sorotan. Setelah serangkaian protes ihwal ...

Foto ist
Lampung Timur- Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus tuai sorotan.

Setelah serangkaian protes ihwal dugaan kecurangan dalam proses lelang, kini proyek pembuatan patung gajah di tugu perbatasan antara Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Timur disorot.
Proses pembuatan patung gajah itupun viral di media sosial karena terlihat kurus seperti tikus. Pasca-viral kini patung gajah langsung diperbaiki. 

Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) mengaku, telah mengetahui dan mendengar adanya persoalan pembangunan rehabilitasi tugu perbatasan berupa patung gajah yang menjadi polemik oleh masyarakat.

“Ya saya juga sudah mendengar masalah itu, sebagai DPRD yang punya tugas pengawasan kita sampaikan supaya segera diperbaiki berkaitan dengan patung gajah tersebut,” ujar Johan, Rabu (02/01/2019).
Ali Johan mengatakan akan menyerahkan persoalan ini ke Komisi DPRD yang menjadi Satker Dinas PUPR.

"Nanti saya serahkan kepada Komisi terkait yaitu Komisi III bidang pembangunan,” pungkas dia.
Sugi (33) warga Pekalongan Lampung Timur mengaku, pasca-viral di media sosial dan menjadi bahan 'olok-olokan'  pembuatan patung gajah di perbatasan Kota Metro dan Kabupaten Lampung Timur itu langsung diperbaiki.

 "Udah diganti gemuk sekarang. Minggu kemaren," ujar Sugi.
Ia menjelaskan, alasannya karena banyak warga yang protes, dan prihatin melihat patung gajah tersebut. 

"Saya sangat kecewa dengan pembuatan patung gajah itu. Ada yang protes kaya gajah kurang giji," yang imbuhnya.
Anggota DPRD Lampung Timur Adi Safri Marta menyayangkan PUPR Kabupaten Lampung Timur yang dianggap sembrono dalam melakukan pengawasan rehabilitasi tugu perbatasan antara Kota Metro dengan Lampung Timur.

Pasalnya dengan anggaran mencapai ratusan juta proyek tersebut dianggap tidak ada nilai indah dan estetikanya.
“Ini proyek asal-asalan, bisa coba lihat letaknya aja saling menutupi dengan bangunan perbatasan kota Metro,” ujarnya Selasa (01/01/2019). 

Menurut anggota Komisi I yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Timur itu seharusnya kalau rehabilitasi bangunan sekedar saja tidak akan sebesar itu anggaran yang digunakan.
“Kalau hanya sekedar aja mestinya  nggak sebesar itu anggaran yang digunakan sampai 600 juta,” kata dia.

Masih kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, persoalan proyek di Lampung Timur bukan hanya tentang patung gajah, terkait proyek ruas jalan misalnya anggaran 1 kilometer ruas jalan di beberapa tempat hanya di bangun jadi 400 dan 500 meter saja. “Itu tidak sesuai pembahasan di Badan Anggaran,” ungkapnya.

“Bisa dicek di beberapa lokasi, rata - rata seperti itu,” pungkasnya. 

Spanduk Kritik PUPR Dicopot

LSM Gerakan Pemuda Peduli Pembangunan (GP3) Kabupaten Lampung Timur melaporkan ke Polres Lampung Timur ihwal spaduk milik lembaganya yang terpasang di delapan titik di Lamtim dicopot orang tak dikenal.

Ketua GP3 Lampung Timur Rudi Ibramsyah mengatakan kronologi hilangnya spaduk yang terpasang di delapan titik tempat pemasangan yaitu di depan Pemkab Lamtim dan lampu merah di Desa Mataram Marga, Taman Demokrasi, di Depan Kejaksaan Negeri Sukadana Lamtim.
"Sudah saya laporkan ke Polres Lamtim ," kata Rudi. 

"Spanduk itu hilangnya serentak. Memang ada unsur sengaja melakukan ini. Semua kejadian ini sudah ditangani oleh pihak Reskrim Polres Lamtim," ucapnya.
Spanduk yang hilang itu menyebutkan kinerja Dinas PUPR semua pekerjaan infrastruktur diduga dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan bestek. 

Diduga semua pekerjaan fisik infrastruktur dikerjakan oleh pihak rekanan yang ada di Lamtim ini erat sekali hubungannya fee proyek antara 20- 25 persen.
"Itu fee- nya berlaku di semua kontraktor. Sehingga berimbas pada semua bangunan berjalannya pun selain tidak sesuai dengan bestek nampak semua hasil pekerjaan terkesan asal jadi dipastikan pihak kontraktor tidak mau mengalami rugi," jelas Rudi. (Red)

Nama

Bandarlampung,625,ekbis,75,Feature,5,Kriminal,154,lambar,8,Lampung Selatan,497,Lampung Tengah,132,Lampung Timur,577,Lampung Utara,102,Lipsus,3,mesuji,373,metro,236,nasional,227,novel,29,Opini,18,Pesawaran,15,Pesisir Barat,17,Politik,1194,Pringsewu,14,Provinsi,323,pusiban,56,ragam,265,Suara Pembaca,1,Tanggamus,29,Tubabar,7,Tulang Bawang,29,Video Streaming,1,Waykanan,28,
ltr
item
Surya Andalas: Patung Gajah Mirip Tikus, Ini Kata Ketua DPRD Lampung Timur
Patung Gajah Mirip Tikus, Ini Kata Ketua DPRD Lampung Timur
https://1.bp.blogspot.com/-hczR6rOAETw/XC0BIYDn4YI/AAAAAAAAYn8/_rXLvsF5g04RAqAFQyWuUsU6r5YdEwLFQCLcBGAs/s1600/17-17-19-IMG-20181231-WA0117.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hczR6rOAETw/XC0BIYDn4YI/AAAAAAAAYn8/_rXLvsF5g04RAqAFQyWuUsU6r5YdEwLFQCLcBGAs/s72-c/17-17-19-IMG-20181231-WA0117.jpg
Surya Andalas
http://www.suryaandalas.com/2019/01/patung-gajah-mirip-tikus-ini-kata-ketua.html
http://www.suryaandalas.com/
http://www.suryaandalas.com/
http://www.suryaandalas.com/2019/01/patung-gajah-mirip-tikus-ini-kata-ketua.html
true
6062779249033157586
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy