728x90 AdSpace

pasang
  • Latest News

    Peringati hari Sumpah Pemuda, Klasika Gelar Diskusi Publik

    Foto ist
    Bandar Lampung -  Peringati hari Sumpah Pemuda ke-90, Kelompok Studi Kader (Klasika) akan menggelar diskusi publik (Dialoklasika) pada 3 November mendatang.

    Acara yang bertajuk "Kaum Muda dan Kebangsaan Yang Kian Hilang Makna"  akan digelar di rumah ideologi klasika Jalan Sentot Alibasa Gg. Pembangunan A5/E No. 121, Sukarame, Bandar Lampung.

    Kegiatan ini untuk mengingat, memaknai, dan menjaga spirit perjuangan kaum muda di tahun 1920-an sebagai upaya untuk menentukan arah juang selanjutnya para pemuda milenial dewasa ini.

    Acara ini bertujuan untuk melihat secara mendalam beberapa hal yang sudah kehilangan makna, salah satunya Sumpah Pemuda.

    "Sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober merupakan jiwa pemersatu bangsa, semangat dan roh yang menjiwai perjuangan. Namun, melihat sejarah perjalanan bangsa yang panjang dan melelahkan ini, pemuda sekarang menunjukan sisi yang bertolak belakang dengan semangat para pemuda di era 1920-an," ujar Ahmad Mufid Direktur Klasika, Kamis (01/11/2018) melalui siaran pers.

    Ahmad Mufid menambahkan, realitas sosial yang menjangkiti anak-anak muda hari ini sudah semakin jauh dari semangat perjuangan para leluhur bangsa.

    "Ketika para pemuda di tahun 1928  yang berhimpun di berbagai organisasi kedaerahan merelakan kepentingan faksionalnya demi kepentingan kolektif kemerdekaan. Kini, pemuda melihat hari sumpah pemuda sebatas seremonial saja. Lewat 'postingan' di media sosial semacam Facebook dan Instagram seolah-olah kita telah benar-benar meneruskan perjuangan, padahal hal tersebut semacam ketidakmampuan pemuda dalam melanjutkan perjuangan para leluhur. Seluruh kemajuan teknologi dan informasi telah membawa para pemuda hari ini memaknai perjuangan dengan keliru," papar Ahmad Mufid.

    Ia menambahkan, tanpa disadari, kemajuan teknologi dan informasi telah membuat anak muda dalam situasi aman dan nyaman.

    "Kita kehilangan tapi tak merasa ada yang hilang, kita merasa biasa saja di tengah situasi yang tak biasa," ucap Ahmad Mufid.

    Penanggung jawab program Klasika, Een Riansyah menambahkan, acara ini digelar sebagai upaya untuk melihat secara tajam realitas yang terjadi pada kehidupan anak-anak muda hari ini. Alasannya kata dia, melihat ada semacam kebingungan di dalam diri anak-anak muda di tengah kemajuan teknologi dan informasi.

    "Dalam  perjalanan sejarah bangsa Indonesia, pergerakan yang dimotori oleh pemuda mengalami penurunan. Saya melihat ada faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Terlebih, memasuki era modern hari ini, dimana kemajuan teknologi dan informasi membuat para pemuda bersifat sangat individualistik," ungkapnya.

    Ia menuturkan, untuk melihat realitas sosial yang terjadi di dalam diri pemuda dan organisasi kepemudaan hari ini, Klasika mengundang seluruh organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di Bandar Lampung untuk berdiskusi bersama dalam acara ini.

    Dialog publik ini akan menghadirkan tiga narasumber untuk mengupas permasalahan yang menjangkiti anak-anak muda dewasa ini. Di antaranya Alexander GB yang juga budayawan dan penggiat teater, Chepry Chaeruman Hutabarat founder Klasika dan Rudy Ketua PW Lakpesdam NU Lampung.


    Item Reviewed: Peringati hari Sumpah Pemuda, Klasika Gelar Diskusi Publik Rating: 5 Reviewed By: Surya Andalas
    Scroll to Top