728x90 AdSpace

pasang
  • Latest News

    Kasus Narkoba Michael Mulyadi, Granat Kirim Tim Advokasi ke Istana

    Ginda Ansori (kanan)
    Bandarlampung– DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Bandarlampung, akan terus mengawal dugaan Penyalahgunaan Narkotika dengan pelaku Michael Mulyadi (34).

    Ketua DPC Granat Bandarlampung Gindha Ansori Wayka mengungkapkan, pada Senin (19/2/2018) mendatang, Granat akan mengirimkan Tim Advokasi ke Jakarta guna menindaklanjuti kasus dugaan penyalahgunaan narkotika dengan pelaku Michael Mulyadi, yang diamankan aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Krimum) Polda Lampung di hotel Amalia, kamar nomor 322 pada Minggu, 28 Januari 2018 lalu.

    “Insya Allah Senin (19/2), mendatang, kita akan mengirimkan tim Advokasi ke Jakarta. Ada tiga lembaga negara yang akan kita temui yakni Istana Kepresidenan, Mabes Polri, dan BNN,” kata Ansori didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC Granat Kota Bandarlampung Heri Syah Putra, kepada wartawan, di kantornya, Selasa (13/2/2018) malam.
    Baca: Kasus Narkoba Michael Mulyadi, Ini Kata Granat Lampung

    Ada tiga instansi yang akan ditemui oleh Tim Advokasi yakni Istana Kepresidenan, Mabes Polri dan Badan Narkotika Nasional. “Kita akan sampaikan ke Presiden, bahwa Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi darurat narkotika, berkaca pada kejadian tertangkapnya 3 ton sabu di Batam beberapa waktu lalu oleh TNI AL, meskipun di satu sisi pengungkapan ini prestasi anak bangsa, namun disisi lain kejadian ini menjadi ancaman nyata, artinya negara ini sedang darurat narkotika oleh karenanya Presiden kita desak untuk mengambil langkah-langkah strategis baik hukum, sosial maupun politik,” jelas Ansori.

    Kemudian Mabes Polri, pihaknya juga meminta kepada Kapolri untuk mengevaluasi dan memberikan sanksi berat terhadap oknum yang tidak bersungguh-sungguh dalam pengungkapan dan penanganan kasus penyalahgunaan narkotika khususnya di lingkup Dirnarkoba Polda Lampung, karena dinilai teledor dan menciderai rasa keadilan masyarakat.

    “Pelaku penyalahgunaan narkotika atas nama Michael Mulyadi harus tetap diproses secara hukum yang berlaku tanpa diskriminasi dengan menerapkan asas Equality before the law. Di BNN tim Advokasi Granat akan menyampaikan terkait implementasi Assessment yang dikeluarkan oleh BNN yang harus lebih selektif. Karena diduga sebagai alat oleh oknum tertentu agar terlepas dari jerat hukum,” imbuhnya.

    Advocat muda ini menambahkan, jika persoalan narkotika ini terus dibiarkan, maka bangsa ini akan tinggal kenangan, menjadi bangsa yang lemah secara sumber daya manusia dan secara ekonomi akan terjajah oleh bangsa asing, dan sumber daya alam serta sumber daya ekonomi Indonesia akan dikuasai oleh bangsa asing.

    “Kami akan bantu pemerintah dan aparat penegak hukum, yang saat ini sedang berperang dengan sindikat dan jaringan pengedar narkotika, karena jelas narkotika yang akan menghancurkan generasi penerus bangsa. Jangan sampai prestasi Polda Lampung  yang sudah baik selama ini, tercemar oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga citra Kepolisian dimata masyarakat khususnya Polda Lampung menjadi merosot,” imbuh Ansori.

    Item Reviewed: Kasus Narkoba Michael Mulyadi, Granat Kirim Tim Advokasi ke Istana Rating: 5 Reviewed By: Surya Andalas
    Scroll to Top